Ogoh ogoh

Ogoh ogoh

Asal – Usul dan Makna Ogoh- Ogoh

 

Malam Pengerupukan atau malam sebelum hari raya nyepi biasanya warga di bali terutama yang beragama hindu memiliki tradisi unik dan sakral yaitu mengarak ogoh- ogoh keliling desa. Tujuannya adalah untuk mengusir roh-roh jahat agar tidak mengganggu warga saat melaksanakan Nyepi keesokan harinya mate. Di beberapa kota besar di bali sendiri telah diselenggarakan pegelaran Festival Ogoh-Ogoh untuk menjadi ajang kreatifitas anak muda bali tanpa mengurangi makna dari Ogoh-Ogoh itu sendiri, festival Ogoh-Ogoh sendiri selalu dilaksanakan setiap tahun dengan tim penilai dari pemerintah daerah.

Saat Ogoh-Ogoh selesai diarak oleh masyarakat dari berbagai banjar, berkeliling kota maupun desa. Selanjutnya, Ogoh-Ogoh itu dibawa ke kuburan dan dibakar atau dilebur dengan prosesi upacara khusus. Ogoh-ogoh itu adalah simbolisme perubahan dunia ke arah yang lebih baik. Dengan dileburnya sifat-sifat raksasa, yang disimbolkan dengan pembakaran ogoh-ogoh itu, maka secara simbolis dunia telah dibersihkan. Ogoh-ogoh, karya seni patung dalam kebudayaan Bali yang menggambarkan kepribadian Bhuta Kala. Dalam ajaran Hindu Dharma, Bhuta Kala merepresentasikan kekuatan (Bhu) alam semesta dan waktu (Kala), yang tak terukur dan tak terbantahkan.



Blog Tag :        

0 Comment

Leave your comment